Rabu, 27 April 2011

makalah pranata sosial


KATA PENGANTAR


Makalah sosiologi tentang “Pranata Sosial” akhirnya selesai dengan baik. Ini merupakan salah satu upaya kami dalam berperan menyukseskan program pendidikan nasional.

Secara umum makalah tentang pranata sosial berisi statemen-statemen yang diharapkan dapat memotivasi siswa aktif dalam belajar. Sehingga konsep yang terdapat dalam makalah dapat dikuasai oleh siswa.

Kami berharap makalah ini dapat berguna dan bila ada kekurangan kami juga mengharapkan saran ataupun kritik yang bersifat membangun. Atas perhatian demi peningkatan mutu dan kualitas makalah ini kami menghaturkan terima kasih.

Pamekasan,     April, 2011

Penulis


DAFTAR ISI


Kata Pengantar..................................................................................................       1
Daftar Isi............................................................................................................       2
Pendahuluan......................................................................................................       3
Pranata Keluarga................................................................................................       4
Pranata Ekonomi................................................................................................       5
Pranata Politik....................................................................................................       6
Pranata Pendidikan............................................................................................       7
Pranata Agama...................................................................................................       8
Penutup..............................................................................................................       9


BAB I
PENDAHULUAN


Lembaga atau pranata sosial sangat berperan dalam masyarakat. Ia merupakan sistem norma yang bertujuan untuk mengatur tindakan-tindakan maupun kegiatan anggota masyarakat dalam rangka memenuhi kebutuhan pokok dan bermasyarakat bagi manusia. Tanpa adanya lembaga atau pranata sosial ini sangat mustahil manusia dapat melangsungkan hidupnya karena melalui lembaga atau pranata tersebutlah segala interaksi antar manusia dapat memenuhi kebutuhan hidupnya dan tercapainya keteraturan.

Melalui lembaga atau pranata sosial anggota-anggota masyarakat tidak bisa hidup seenaknya. Segala sesuatunya telah diatur menurut norma-norma yang terkumpul dalam lembaga tersebut. Wujud lembaga atau pranata sosial dalam masyarakat antara lain :
Ø  Pranata Keluarga
Ø  Pranata Perekonomian
Ø  Pranata Politik
Ø  Pranata Pendidikan
Ø  Pranata Agama

Pranata-pranata ini berfungsi untuk mengatur segala aktivitas yang terjadi dalam masyarakat. Berikut kami akan menjelaskan lebih detail.


A.    PRANATA KELUARGA


Keluarga merupakan kesatuan kelompok terkecil didalam masyarakat. Pranata keluarga bertujuan mengatur manusia dalam hal melanjutkan keturunan (reproduksi). Dalam kaitannya dengan tujuan itu, pranata keluarga mempunyai beberapa fungsi nyata, antara lain :
1.       Masalah seks yang diatur dalam kehidupan perkawinan yang sebelumnya diawali dengan pelamaran atau peminangan.
2.       Perawatan anak-anak.
3.       Hubungan persaudaraan, darah atau kekerabatan.
4.       Berbagai macam organisasi kekeluargaan.

Secara historis keluarga terbentuk atas satuan sosial yang terbatas yaitu dua orang (laki-laki dan wanita) yang mengadakan ikatan tertentu yang disebut perkawinan. Secara berangsur-angsur anggota keluarga semakin meluas yaitu dengan kelahiran atau adopsi anak-anak. Pada saatnya anak-anak itupun akan melangsungkan ikatan perkawinan sehingga terbentuk keluarga baru.
Keluarga merupakan suatu gemeinscaft yang didalamnya terdapat ciri-ciri kelompok primer, diantaranya :
  1. Antar anggota keluarga mempunyai hubungan yang intim dan hangat.
  2. Kooperatif.
  3. Face to face.
  4. Anggota keluarga memperlakukan anggota lainnya sebagai tujuan bukan alat untuk mencapai tujuan.

Sebagai suatu instansi atau lembaga sosial, keluarga paling universal. Lembaga sosial ini terdapat pada setiap masyarakat dari berbagai suku bangsa yang ada di seluruh bagian dunia.


B.     PRANATA EKONOMI


Pranata ekonomi merupakan pranata yang menangani masalah kesejahteraan material yang meliputi cara-cara mendapatkan barang dan jasa bagi kepentingan masyarakat, mengatur cara-cara berproduksi, distribusi, perdagangan dan konsumsi agar setiap lapisan masyarakat mendapat bagian yang semestinya.
Pranata ekonomi lahir ketika orang-orang mulai mengadakan pertukaran barang, secara rutin membagi tugas dan mengakui adanya tuntutan dari seseorang terhadap orang lain.

Fungsi pranata ekonomi antara lain :
1.      Fungsi Manifest
Ø  Untuk memelihara ketertiban, mencapai konsensus dan meningkatkan produksi ekonomi semaksimal mungkin. Tetapi pada kenyataannya tidak ada satu sistempun yang telah sepenuhnya berhasil mencapai fungsi-fungsi tersebut.
2.      Fungsi Laten
Ø  Merusaknya kebudayaan tradisional, kebiasaan pemilikan tanah kepercayaan agama, organisasi keluarga, tempat pemukiman dan lain-lain.
Ø  Mempercepat rusaknya kelestarian lingkungan.


C.    PRANATA POLITIK


Pranata politik merupakan pranata yang menangani masalah administrasi dan tata tertib umum demi tercapainya keamanan dan ketentraman masyarakat. Pranata yang merupakan pembantunya adalah seperti sistem hukum dan perundang-undangan, kepolisian, angkatan bersenjata, kepegawaian, kepartaian, hubungan diplomatik. Bentuk pranata atau institusi politik yang mengkoordinasi segala kegiatan diatas disebut negara.

Fungsi lembaga politik :
1.      Pelembagaan norma melalui Undang-Undang yang disampaikan oleh badan-badan legislatif.
2.      Melaksanakan Undang-Undang yang telah disetujui.
3.      Menyelesaikan konflik yang terjadi diantara para warga masyarakat yang bersangkutan.
4.      Menyelenggarakan pelayanan seperti perawatan kesehatan, pendidikan, kesejahteraan dan seterusnya.
5.      Melindungi para warga masyarakat atau warga negara dari serangan bangsa lain.
6.      Memelihara kesiapsiagaan/kewaspadaan menghadapi bahaya.


D.    PRANATA PENDIDIKAN


Pranata pendidikan merupakan pranata yang menangani proses sosialisasi yang intinya menghantarkan seseorang ke suatu kebudayaan. Sebagian pendidikan dilaksanakan tidak resmi dalam keluarga dan kelompok-kelompok lain menurut aspirasi masing-masing.
Proses pendidikan seseorang bisa berlangsung dalam 3 situasi lingkungan :
1.      Keluarga
2.      Sekolah
3.      Masyarakat

Fungsi pranata pendidikan :
1.      Membuat lebih pandai, lebih mudah mencari pekerjaan di masa yang akan datang dan lebih mampu mengembangkan kehidupan masyarakat.
2.      Memperoleh cakrawala yang luas, mereka dapat mengenal daerah lain di dunia yang lebih maju.
3.      Mendapat berbagai ilmu pengetahuan mereka belajar disiplin.
4.      Mereka dapat belajar tenggang rasa dan bisa bersikap demokratis.
5.      Berani bicara sehingga mampu menyatakan pendapat di muka umum dan tidak menjadi orang pemalu.


E.     PRANATA AGAMA


Pranata agama merupakan sarana bagi manusia untuk berhubungan dengan penciptanya sehingga manusia yang sibuk dengan urusan dunia sehari-hari secara sendiri maupun bersama-sama dengan umat lainnya dapat senantiasa mendekatkan diri pada sang pencipta, karena itu agama sangat penting untuk menyeimbangkan kehidupan manusia yaitu kehidupan duniawi dan ukhrowi.

Fungsi pranata agama :
1.      Sebagai pedoman hidup
2.      Sumber kebenaran
3.      Pengatur tata cara hubungan manusia dengan manusia dan manusia dengan Tuhan
4.      Tuntutan prinsip benar dan salah
5.      Pedoman pengungkapan perasaan kebersamaan di dalam agama diwajibkan berbuat baik terhadap sesama
6.      Pedoman keyakinan manusia berbuat baik selalu disertai dengan keyakinan bahwa perbuatannya itu merupakan kewajiban dari Tuhan dan yakin bahwa perbuatannya itu akan mendapat pahala, walaupun perbuatannya sekecil apapun.
7.      Pedoman keberadaan yang pada hakikatnya makhluk hidup di dunia adalah ciptaan Tuhan semata
8.      Pengungkapan estetika manusia cenderung menyukai keindahan karena keindahan merupakan bagian dari jiwa manusia
9.      Pedoman untuk rekreasi dan hiburan. Dalam mencari kepuasan batin melalui rekreasi dan hiburan, tidak melanggar kaidah-kaidah agama


PENUTUP


Demikian ulasan kami mengenai macam-macam pranata sosial, baik berupa definisi maupun fungsinya. “Tak ada gading yang tak retak”, tak ada sesuatupun yang sempurna. Karena itu demi kesempurnaan makalah ini, kami mengharapkan saran maupun kritik yang bersifat membangun.

Pamekasan,   April, 2011

Penulis

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar